Pondok Pesantren Babussalam baru-baru ini menyelenggarakan Dauroh Sehari Taslam yang diikuti oleh para santri dengan penuh antusias. Kegiatan ini menghadirkan kajian mendalam seputar tema “Terjebak Dalam Ilusi“, sebagai bekal spiritual dan motivasi dalam menjalani kehidupan sehari-hari.
Suasana dauroh berlangsung hangat dan interaktif. Para santri dan jamaah terlihat serius menyimak pemaparan materi, sesekali mencatat poin-poin penting, dan aktif bertanya dalam sesi diskusi. Momen-momen kebersamaan ini pun berhasil diabadikan dalam beberapa foto yang mencerminkan semangat belajar dan ukhuwah di antara peserta.
Berikut ringkasan materi yang disampaikan dalam dauroh tersebut:
1. Memahami Makna Mimpi dan Angan-angan
- Dalam Islam, mimpi atau angan-angan adalah sesuatu yang tidak memiliki hakikat (ilusi), namun bisa menjadi doa jika diarahkan dengan benar.
- Nabi Muhammad SAW menganjurkan umatnya untuk memperbanyak angan-angan yang baik karena itu merupakan bentuk meminta kepada Allah SWT.
2. Jenis-jenis Angan-angan dalam Islam
- Angan-angan Mubah: Keinginan duniawi yang tidak mengandung kemungkaran, seperti ingin menjadi kaya atau sukses dalam karier. Hal ini diperbolehkan selama tidak melupakan bagian akhirat.
- Angan-angan yang Dianjurkan:Mimpi untuk mati syahid: meninggal dalam kondisi beribadah atau membela agama Allah.
i. Mimpi menjadi orang kaya yang dermawan: ingin kaya agar bisa banyak bersedekah dan membantu orang lain.
ii. Mimpi menjadi penghafal Al-Qur’an: iri yang diperbolehkan adalah iri kepada orang yang pandai membaca dan mengamalkan Al-Qur’an.
- Angan-angan Terlarang (Tulul Amal) : angan-angan kosong yang terlalu jauh hingga melalaikan seseorang dari kematian dan akhirat, atau angan-angan yang mengundang kemurkaan Allah.
3. Keluar dari Ilusi dengan Ikhtiar (Usaha)
- Mimpi tidak boleh hanya menjadi khayalan. Islam mengajarkan umatnya untuk berusaha secara nyata.
- Jika ingin kaya, maka harus bekerja keras dan cerdas.
- Jika ingin sehat, jaga pola makan dan hati (hindari kejengkelan).
- Jika ingin masuk surga, segera bertobat dan tingkatkan amal saleh.
- Dua Syarat dalam Berikhtiar:
i. Harus melalui cara yang halal.
ii. Tidak boleh menggantungkan nasib sepenuhnya pada usaha, melainkan tetap bertawakal kepada Allah SWT.
Semoga ilmu yang telah didapatkan selama dauroh ini dapat diamalkan dengan penuh keikhlasan dan konsistensi dalam kehidupan sehari-hari. Para santri dan jamaah diharapkan mampu membedakan antara angan-angan yang membawa kebaikan dan yang hanya menjadi ilusi tanpa tindakan nyata.
Baarakallahu fiikum.
Tetap Terhubung dengan Kami
Ikuti kami di media sosial untuk mendapatkan informasi dan kegiatan lainnya:
- YouTube: Babussalam As-Sunnah
- Facebook: Yayasan Babussalam Assunnah
- Instagram: @babussalam_assunnah
- Website: Babussalam
- Telegram: Babussalam As-Sunnah