SDTQ Babussalam Gelar Dauroh Pra-Remaja “Tentang Aku”: Bekal Percaya Diri dan Self Love bagi Generasi Qurani
Ratusan anak usia pra-remaja memadati Masjid Babussalam pada hari Ahad, 26 Juli 2026 (12 Safar 1448 H) untuk mengikuti Dauroh Pra-Remaja yang diselenggarakan oleh SDTQ Babussalam dengan tema “Tentang Aku” . Acara ini dihadiri oleh para siswa SDTQ Babussalam dan peserta dari luar dengan antusiasme yang luar biasa.
Dauroh ini menghadirkan dua sesi inspiratif yang dibawakan oleh pemateri kompeten di bidang psikologi dan pendidikan Islam, yaitu Kak Erlan Iskandar, S.T., M.Psi. dan Kak Yogi Kusprayogi, M.Psi., Psikolog.
Sesi 1: Self Love – Menerima dan Mencintai Diri dengan Bijak
Sesi pertama dibawakan oleh Kak Erlan Iskandar, S.T., M.Psi. dengan tema “Self Love”. Dalam materinya, beliau mengajak anak-anak untuk memahami pentingnya menerima diri sendiri sebagai anugerah Allah, tidak membandingkan diri dengan orang lain secara berlebihan, serta menjaga kesehatan mental dengan cara yang sesuai syariat.
“Apakah aku cukup baik? Kenapa aku sering membandingkan diri dengan orang lain?” – Pertanyaan-pertanyaan ini menjadi bahan refleksi awal yang disampaikan kepada peserta, untuk kemudian dijawab dengan perspektif Islami yang menenangkan.
Sesi 2: Jangan Merendahkan Aku – Menjaga Harga Diri dan Tidak Merendahkan Orang Lain
Sesi kedua disampaikan oleh Kak Yogi Kusprayogi, M.Psi., Psikolog dengan tema “Jangan Merendahkan Aku” . Materi ini mengajarkan anak-anak untuk percaya diri tanpa mencari validasi berlebihan dari orang lain, serta pentingnya menjaga lisan dari perkataan yang bisa merendahkan atau menyakiti orang lain. Pendekatan yang disampaikan sangat aplikatif dan mudah dipahami oleh anak-anak seusia mereka.
Suasana Penuh Semangat dan Ketekunan
Ratusan anak duduk dengan khidmat, menyimak, mencatat, dan bertanya aktif selama sesi berlangsung. Melihat antusiasme mereka, panitia merasa sangat bersyukur bahwa kegiatan ini berjalan dengan lancar dan penuh berkah.
“Bukan sekadar hadir, tapi pulang membawa bekal.” – inilah harapan utama dari terselenggaranya dauroh ini.
Penutupan dan Harapan
Acara ditutup dengan doa dan harapan agar setiap ilmu yang didengar menjadi cahaya, setiap nasihat menjadi pengingat, dan setiap langkah setelah ini semakin mendekatkan anak-anak kepada Allah SWT.
Jazakumullahu khairan kepada para pemateri, panitia, para orang tua, donatur, serta seluruh pihak yang telah berkontribusi dalam terselenggaranya acara ini. Terima kasih juga kepada @aithorakitchen dan @dkriukchiken yang telah menjadi sponsor acara.
“Barang siapa menempuh jalan untuk mencari ilmu, maka Allah akan mudahkan baginya jalan menuju surga.” (HR. Muslim)
Sampai bertemu di majelis ilmu berikutnya, insyaa Allah.
