+62 878-2500-0482 [email protected]

Masalah ketergantungan gawai (gadget) pada anak menjadi tantangan terbesar orang tua di era digital, terutama saat musim liburan sekolah tiba. Menjawab keresahan tersebut, Ikatan Alumni Babussalam (TASLAM) menghadirkan terobosan program edukatif bertajuk “Brave Kids Project: Pesantren Kilat (Sanlat) Qurani, Berani, Mandiri”.

Kegiatan ini akan diselenggarakan pada Jumat–Minggu, 26–28 Desember 2025, bertempat di Pondok Pesantren Babussalam As-Sunnah, Cimanggis, Depok. Program ini menargetkan 180 peserta anak laki-laki tingkat SD hingga SMP (usia 9–14 tahun),

Konsep Edutainment dan Detoks Digital

Berbeda dengan pesantren kilat konvensional yang kaku, Brave Kids Project mengusung konsep Edutainment (Edukasi & Hiburan). Program ini dirancang sebagai “wahana pengenalan” nilai Islam yang seru namun tetap mendalam.

“Kami memandang perlu adanya sebuah wahana di mana anak bisa mengambil ‘jeda’ dari dunia digital. Di sini, kami menerapkan aturan Zero Gadget yang ketat. Anak-anak dilarang membawa HP atau konsol gim agar mereka bisa kembali berinteraksi dengan Al-Qur’an, alam, dan teman sebaya secara nyata,” ujar perwakilan panitia dalam proposal kegiatannya,

Materi Unik: Dari Sains hingga Bengkel Sholat

Selama tiga hari dua malam, peserta tidak hanya diajarkan mengaji, tetapi juga diajak bertualang melalui serangkaian aktivitas interaktif:

  • Science Magic Show: Menggabungkan eksperimen sains seru untuk memicu nalar kritis dan mentadabburi kebesaran Allah.
  • Time Travel & Story Telling: Mengajak peserta menembus waktu membayangkan perjuangan Nabi dan Sahabat dengan narasi yang menggugah imajinasi,
  • Bengkel Sholat Nabi: Bukan sekadar teori, sesi ini berupa simulasi gerakan (“Garage”) untuk memperbaiki postur sholat anak agar sesuai sunnah dan tidak terburu-buru.
  • Challenge Accepted: Kegiatan outbound dan bonding untuk melatih kerjasama tim.

Melatih Kemandirian Total

Salah satu nilai utama yang ditanamkan adalah kemandirian. Orang tua dilarang masuk ke area asrama selama kegiatan berlangsung. Peserta dilatih menerapkan sistem Self-Service, mulai dari mengambil makan secukupnya, mencuci piring sendiri, hingga merapikan tempat tidur dan menjaga kebersihan asrama

 


Tetap Terhubung dengan Kami

Ikuti kami di media sosial untuk mendapatkan informasi dan kegiatan lainnya: