Perjalanan rohani dari Mekkah menuju Madinah kami lalui dengan menaiki kereta cepat Haramain yang nyaman dan modern. Dalam perjalanan yang singkat namun penuh makna, panorama gurun yang terbentang di luar jendela seolah mengisyaratkan transisi menuju sebuah kota yang penuh ketenangan dan keberkahan. Hati kami telah berdesir rindu untuk menginjakkan kaki di tanah suci kedua, kota tempat Rasulullah ﷺ membangun peradaban Islam.
Sesampainya di Madinah, napak tilas pertama kami adalah mengunjungi Masjid Nabawi. Begitu memasuki pelatarannya, suasana kedamaian langsung menyelimuti jiwa. Kami berziarah ke Raudhah, area antara mimbar dan makam Rasulullah ﷺ, yang disebut sebagai taman surga. Di sana, doa-doa dipanjatkan dengan linangan air mata, diiringi rasa syukur yang tak terhingga bisa berdiri di tempat yang pernah dilalui kaki kekasih Allah ﷺ.
Sebagai penguat iman dan ilmu, kami mengikuti kajian dari Ustadz Dr. Ariful Bahri di Gate 19 Masjid Nabawi. Dengan penuh hikmah dan kedalaman pemahaman, beliau membawakan tausiyah tentang keteladanan Rasulullah ﷺ dan makna hijrah yang relevan dengan kehidupan masa kini. Setiap kata yang beliau sampaikan terasa menyentuh kalbu, mengingatkan kami akan hakikat hidup sebagai muslim di tengah zaman yang penuh ujian.
Tak kalah berkesan adalah momen mengikuti halaqoh Quran di dalam Masjid Nabawi. Duduk bersila di atas karpet merah, dikelilingi oleh jamaah dari berbagai penjuru dunia, kami menyimak lantunan ayat-ayat suci Al-Qur’an yang dibaca secara tartil. Suara yang menyatu dalam irama tilawah itu bagaikan simfoni surgawi—merdu, menenangkan, dan menggetarkan iman. Di sinilah kami merasakan benar makna ukhuwah Islamiyah, persaudaraan yang terjalin hanya karena Allah dan kitab-Nya.
Madinah bukan sekadar kota tujuan. Ia adalah simfoni kedamaian yang menyentuh relung hati, dan orkestra keimanan yang menguatkan keyakinan. Setiap detik di tanah Nabi ini adalah pelajaran tentang cinta, ketawadukan, dan makna sejati dari sebuah perjalanan hati menuju ridha Ilahi.
Tetap Terhubung dengan Kami
Ikuti kami di media sosial untuk mendapatkan informasi dan kegiatan lainnya:
- YouTube: Babussalam As-Sunnah
- Facebook: Yayasan Babussalam Assunnah
- Instagram: @babussalam_assunnah
- Website: Babussalam
- Telegram: Babussalam As-Sunnah