Dauroh Sehari TASLAM Babussalam: Satu Hari Penuh Ilmu untuk Menata Hati dan Akhir Kehidupan
Alhamdulillahi rabbil ‘alamin. Segala puji bagi Allah SWT yang telah memudahkan terselenggaranya Dauroh Sehari TASLAM – Menata Hati, Menata Akhir, sebuah kajian inspiratif yang berlangsung pada hari Sabtu, 13 Juni 2026 di Masjid Babussalam, Cimanggis, Depok. Acara yang berlangsung dari pukul 07.00 hingga 15.00 WIB ini dihadiri oleh puluhan peserta yang antusias untuk memperdalam ilmu dan memperbaiki kualitas diri.
Meskipun hanya berlangsung satu hari, dauroh ini dipenuhi dengan ilmu, nasihat, dan pengingat berharga bagi setiap hati yang hadir. Rangkaian kegiatan dimulai dengan registrasi peserta dan pembukaan, kemudian dilanjutkan dengan dua sesi utama yang menghadirkan pemateri-pemateri kompeten di bidangnya.
Sesi Pertama: “Dua Sayap Keimanan”
Sesi pertama dipandu oleh Ustadz Abu Fahd Ega, Lc. dan Ustadz Ahmad Bazher dengan tema “Dua Sayap Keimanan” . Materi ini mengupas tentang dua pilar utama yang menopang keimanan seorang Muslim, yaitu rasa takut (khauf) dan harap (raja’). Keduanya bagaikan dua sayap burung yang harus seimbang agar penerbangan menuju Allah SWT berjalan lurus dan tidak oleng.
Para peserta diajak untuk merenungkan bagaimana keseimbangan antara takut akan siksa Allah dan harap akan rahmat-Nya dapat membentuk pribadi yang tetap istiqamah dalam beribadah, tidak putus asa, namun juga tidak merasa aman dari tipu daya setan.
Sesi Kedua: “Rahasia Akhir yang Baik”
Sesi kedua disampaikan oleh Ustadz Najmi Umar Bakkar dengan tema “Rahasia Akhir yang Baik” . Materi ini mengingatkan para peserta tentang pentingnya mempersiapkan bekal untuk menghadapi akhir kehidupan, yaitu husnul khatimah. Ustadz Najmi menjelaskan bahwa akhir yang baik bukanlah kebetulan, melainkan hasil dari kesungguhan dalam beramal, menjaga keimanan, dan memperbanyak istighfar.
Peserta diajak untuk introspeksi diri dan mulai menata langkah agar setiap detik kehidupan dijalani dalam ketaatan kepada Allah SWT, sehingga kelak di ujung kehidupan, mereka dikaruniai kematian dalam keadaan husnul khatimah.
Harapan dan Doa: Ilmu yang Menghidupkan Hati
“Semoga ilmu yang telah dipelajari tidak berhenti sebagai catatan, namun menjadi amal yang menghidupkan hati, memperbaiki diri, dan mendekatkan kita kepada Allah.”
Kegiatan ini diharapkan mampu memberikan dampak positif bagi setiap peserta, baik dari segi pemahaman agama, ketenangan jiwa, maupun semangat untuk terus memperbaiki diri. Para peserta pulang dengan bekal ilmu baru dan tekad untuk mengamalkannya dalam kehidupan sehari-hari.
Terima Kasih dan Mohon Maaf
“Jazakumullahu khairan kepada para asatidz, seluruh peserta, panitia, sponsor, dan semua pihak yang telah mengambil bagian dalam terselenggaranya dauroh ini.”
Ucapan terima kasih yang sebesar-besarnya disampaikan kepada semua pihak yang telah mendukung kelancaran acara. Panitia juga memohon maaf atas segala kekurangan yang terjadi selama pelaksanaan kegiatan.
“Semoga Allah ﷻ menerima amal kita, memberkahi ilmu yang telah dipelajari, dan mengaruniakan kepada kita semua husnul khatimah.”
Tetap Terhubung dengan Kami
Ikuti kami di media sosial untuk mendapatkan informasi dan kegiatan lainnya:
- YouTube: Babussalam As-Sunnah
- Facebook: Yayasan Babussalam Assunnah
- Instagram: @babussalam_assunnah
- Website: Babussalam
- Telegram: Babussalam As-Sunnah